X

Mengetahui Planet Neptunus: Sejarah, Karakteristik, Dan Ciri-Cirinya

Photo of author
Written By Nando

Artikel ini akan membahas tentang Mengetahui Planet Neptunus: Sejarah, Karakteristik, Dan Ciri-Cirinya

FIXIONER – Planet Neptunus merupakan planet terjauh dari Matahari di tata surya, dan juga merupakan planet gas raksasa yang memiliki diameter sekitar empat kali lebih besar dari Bumi. Neptunus memiliki atmosfer yang kaya akan gas seperti hidrogen dan helium. Serta jejak gas seperti metana yang memberi warna biru khas pada planet ini.

Planet Neptunus memiliki beberapa bulan, yang termasuk juga Triton. Selain itu, planet neptunus memiliki sistem cincin yang sangat tipis. Neptunus memiliki suhu permukaan yang sangat rendah dan terasa sangat dingin karena jaraknya yang jauh dari matahari. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah planet Neptunus, langsung saja baca artikel di bawah ini.

Sejarah Planet Neptunus

Planet Neptunus memiliki sejarah penemuan yang menarik untuk dipelajari. Planet Neptunus ditemukan melalui perhitungan matematis yang dilakukan oleh dua astronom independen yaitu Urbain Le Verrier dari Perancis dan John Couch Adams dari Inggris. Pada tahun 1845, Le Verrier dan Adams secara independen memulai perhitungan matematis untuk menemukan planet hipotetis yang dapat mempengaruhi orbit Uranus.

Keduanya menggunakan perbedaan posisi Uranus dari perkiraan dan menghitung lokasi planet tambahan. Le Verrier mengirimkan ramalannya ke Observatorium Berlin di Jerman, sedangkan Adams mengirimkan ramalannya ke Observatorium Greenwich di Inggris. Keduanya meramalkan lokasi planet baru yang hampir sama, meski mereka bekerja secara independen.

Pada tanggal 23 September 1846, salah satu astronom yang bernama Jerman Johann Gottfried Galle menggunakan instruksi Le Verrier untuk menghitung sebuah peristiwa. Peristiwa ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara perhitungan matematis yang tepat dan pengamatan astronomi yang akurat.

Penemuan Neptunus merupakan salah satu pencapaian besar dalam sejarah astronomi karena menunjukkan bagaimana teori gravitasi Newton dapat digunakan untuk memprediksi dan menemukan objek tak dikenal di langit.

Karakteristik Planet Neptunus

Ukuran Dan Massanya Lebih Besar Dari Bumi

Neptunus memiliki diameter sekitar 49.500 kilometer, menjadikannya sekitar 3,9 kali lebih besar dari Bumi. Massanya sekitar 17 kali massa Bumi, menjadikannya planet terbesar keempat di tata surya.

Memiliki Atmosfer

Neptunus adalah salah satu dari empat planet gas raksasa di tata surya. Planet gas raksasa juga dikenal sebagai planet Jovian, antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Ciri utama planet gas raksasa adalah atmosfernya yang sebagian besar terdiri dari gas seperti hidrogen dan helium, dengan inti padat di tengahnya.

Ia memiliki ukuran dan massa yang jauh lebih besar dibandingkan planet berbatu seperti Bumi. Neptunus memiliki inti padat yang terdiri dari batuan dan logam yang diperkirakan memiliki massa sekitar 1,2 hingga 2 kali massa Bumi. Atmosfer luar Neptunus terdiri dari awan berlapis yang terdiri dari air es, amonia, dan metana.

Magnetosfer Kuat

Magnetosfer Neptunus merupakan wilayah di sekitar planet yang medan magnet planetnya mempengaruhi partikel bermuatan, seperti partikel matahari dan partikel yang berasal dari lingkungan sekitar. Magnetosfer Neptunus sangat besar dan luas, melampaui orbit bulan-bulannya.

Magnetosfer dibentuk oleh medan magnet Neptunus yang memiliki kemiringan signifikan terhadap sumbu rotasinya. Hal ini menciptakan guncangan di bagian depan magnetosfer, yang dikenal sebagai bow shock.

Cuaca Dan Iklim Yang Berubah-Ubah

Cuaca Neptunus sangat aktif dan berubah-ubah. Cuaca di atmosfer yang berada diatas planet neptunus bisa mengalami perubahan yang cepat. Hal ini disebabkan oleh pergerakan massa udara, awan, dan badai. Fenomena seperti ini biasanya disebabkan oleh bertemunya dua badai atau interaksi angin yang dapat menciptakan perubahan cuaca.

Suhu permukaannya sangat rendah, mencapai sekitar -218 derajat Celcius. Di dalam planet neptunus terdapat sistem konveksi yang bertugas untuk menahan panas dari dalam planet ke permukaan. Sistem konveksi ini dapat menciptakan perubahan pola suhu dan tekanan atmosfer.

Ciri-Ciri Planet Neptunus

Planet Berwarna Biru

Salah satu ciri paling mencolok dari Neptunus adalah warna biru atmosfernya yang khas. Warna ini disebabkan oleh adanya metana di atmosfer yang menyerap cahaya merah dan kuning sehingga warna biru dipantulkan kembali.

Sering Terjadi Badai Besar Dan Awan Tebal

Neptunus memiliki cuaca yang sangat dinamis dengan badai besar dan awan yang berubah-ubah. Badai besar gelap merupakan salah satu fitur cuaca yang memiliki ukuran lebih besar dari Bumi. Atmosfer bagian atas dipenuhi awan tebal yang terbuat dari air es, amonia, dan metana.

Angin Kencang

Angin di atmosfer Neptunus bisa mencapai kecepatan sangat tinggi, bahkan melebihi 2.400 kilometer per jam (1.500 mil per jam). Inilah yang menjadikannya salah satu angin tercepat di tata surya. Penyebab angin kencang di Neptunus masih menjadi bahan penelitian aktif.

Memiliki Inti Yang Kuat

Neptunus memiliki inti padat di bawah lapisan gasnya karena proses yang terjadi selama pembentukan dan evolusi planet ini. Di bawah lapisan gasnya, ternyata planet neptunus memiliki inti padat yang terdiri dari batuan dan logam.

Memiliki Magnetosfer Yang Kuat

Magnetosfer Neptunus adalah salah satu planet terkuat di tata surya. Ukurannya juga cukup besar dan melebihi orbit satelitnya. Magnetosfer Neptunus memiliki kemiringan magnet yang cukup besar, yaitu kemiringan medan magnetnya sekitar 47 derajat terhadap sumbu rotasinya. Berbeda sekali dengan bumi yang mempunyai kemiringan magnet lebih kecil.

Demikian ulasan tentang Mengetahui Planet Neptunus: Sejarah, Karakteristik, Dan Ciri-Cirinya seperti yang dilansir sbobet, Semoga bermanfaat.

Ikuti Fixioner di Google News

Dapatkan informasi teknologi aktual dengan mengikuti Fixioner.com di Google News.


Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Ikuti Fixioner di Google News

Dapatkan informasi teknologi aktual dengan mengikuti Fixioner.com di Google News.