X

Yuk Ketahui Ciri-Ciri Motherboard Rusak Dan Beberapa Penyebabnya

Photo of author
Written By Nando

Artikel ini akan membahas tentang Yuk Ketahui Ciri-Ciri Motherboard Rusak Dan Beberapa Penyebabnya

FIXIONER – Kerusakan pada motherboard biasanya sulit didiagnosis karena seringkali menimbulkan gejala yang mirip dengan kegagalan pada komponen lainnya. Jika motherboard mati maka seluruh komponen mati dan laptop tidak dapat dihidupkan kembali.

Namun hal ini bukan merupakan tanda pasti motherboard mengalami kerusakan, kerusakan pada PSU juga bisa menimbulkan gejala yang sama. CPU yang terlalu panas juga dapat menyebabkan komputer mati sendiri sebagai mekanisme pengaman kegagalan, yang biasanya disebabkan oleh penumpukan debu pada motherboard atau kipas pendingin yang tidak berfungsi.

Laptop atau PC yang sering mati sendiri juga bisa menjadi pertanda motherboard rusak, namun bisa juga disebabkan oleh faktor lain. Lalu bagaimana cara mengetahui Motherboard Rusak? Ciri-ciri yang timbul dapat anda amati diantaranya seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

Ciri-Ciri Motherboard Rusak

Gagal Booting

Salah satu ciri motherboard rusak yaitu akan menyebabkan komputer tidak bisa booting melebihi layar BIOS. Anda mungkin juga menemukan kode kesalahan yang muncul. Motherboard yang rusak bisa menyebabkan harddisk atau RAM tidak terbaca sehingga komputer tidak bisa masuk ke desktop.

Sistem Sering Crash Tanpa Alasan

Jika berhasil boot dan masuk ke desktop, Anda mungkin menemukan komputer sering crash atau freeze tanpa alasan setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Ini juga bisa menjadi salah satu tanda motherboard rusak.

Tercium Bau Kabel Terbakar

Jika Anda mencium bau seperti kabel atau komponen elektronik terbakar maka hal ini dapat dipastikan karena suatu komponen mengalami panas berlebih atau bahkan korsleting. Perangkat yang tidak kompatibel atau pemasangan komponen yang tidak tepat dapat menyebabkan korsleting seperti ini dan menyebabkan motherboard rusak.

Perangkat Yang Tadinya Normal Tiba-tiba Berhenti Bekerja

Motherboard merupakan tempat melekatnya berbagai komponen penting pada komputer. Jika terjadi kerusakan pada motherboard, bisa jadi komponen lain juga tidak berfungsi. Salah satu tanda kerusakan pada motherboard adalah gagal mendeteksi komponen lain seperti RAM, kartu grafis (VGA), kartu jaringan, dan lain sebagainya.

Misalnya slot RAM pada motherboard yang rusak akan menyebabkan RAM yang Anda pasang tidak terbaca. Jika ternyata ada komponen yang tiba-tiba berhenti berfungsi atau tidak terbaca di sistem, ada dua kemungkinan, pertama motherboard rusak atau komponennya rusak.

Bunyi Bip Saat Booting

Jika tidak bisa booting sama sekali, coba dengarkan suara yang muncul saat menghidupkan commuter. Pola bunyi bip yang muncul akan memberi tahu Anda apa masalahnya.

Kegagalan motherboard biasanya menyebabkan satu bunyi bip, diikuti oleh tiga, empat, atau lima. Bunyi bip empat kali, diikuti dengan bunyi bip dua, tiga, atau empat menunjukkan adanya masalah pada port paralel, yang juga menunjukkan bahwa motherboard rusak.

PC Atau Laptop Mati Total

Jika hal ini terjadi maka anda juga perlu mengecek apakah motherboard mendapatkan pasokan listrik dari PSU, karena ada dua kemungkinan, pertama motherboard rusak atau PSU rusak.

Penyebab Motherboard Rusak

Kapasitor Sudah Usang

Semua motherboard menggunakan kapasitor untuk berbagai tujuan berbeda. Motherboard murah lama biasanya menggunakan model kapasitor elektrolitik. Sayangnya, kapasitor jenis ini akan rusak seiring berjalannya waktu.

Seseorang yang ahli dalam menggunakan besi solder mungkin bisa menggantinya dengan yang baru, namun lebih baik hindari motherboard jenis ini. Carilah motherboard yang menggunakan daya padat atau kapasitor logam jika memungkinkan.

Pelepasan Listrik Statis

Motherboard diisi dengan sirkuit terintegrasi. Model rangkaian ini biasanya sangat andal, namun akan gagal total jika terkena pelepasan muatan listrik statis. Jangan sekali-kali menyambungkan atau melepaskan kabel dari komputer saat komputer menyala kecuali kabel tersebut dirancang khusus seperti kabel USB, eSATA, dan Firewire.

Jangan menyentuh bagian logam pada motherboard dengan jari Anda, karena tubuh Anda mungkin membawa muatan listrik statis yang dapat merusak motherboard Anda. Saat mengerjakan komponen komputer (seperti merakit, membersihkan, meningkatkan, atau memperbaiki mesin) kenakan sarung tangan antistatis dan kenakan pakaian katun yang longgar untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kerusakan.

Overheat

Panas yang berlebihan, disebut juga overheat, akan menyebabkan sirkuit terpadu mati, mempercepat matinya kapasitor elektrolitik, dan akan menyebabkan kegagalan motor mekanis (kipas dan hard drive).

Inilah sebabnya mengapa overclocking yang selalu menghasilkan panas berlebihan bisa sangat berbahaya bagi laptop atau PC Anda. Untuk mencegah overheating, pastikan komputer Anda memiliki sistem pendingin yang berfungsi dengan baik.

Debu Dan Kotoran Yang Menumpuk

Lama kelamaan kotoran dan debu akan menumpuk pada komponen-komponen yang ada pada komputer. Semakin jarang dibersihkan, kotoran akan melapisi komponen dan memerangkap panas di dalamnya. Dalam kondisi ekstrim kotoran dapat menyebabkan kipas berhenti bekerja dan menimbulkan panas berlebih di dalam komputer yang dapat menyebabkan kerusakan.

Sambungan Yang Salah

Motherboard terhubung ke berbagai kabel, baik secara internal maupun eksternal. Jika ada kabel yang tersambung pada tempat yang salah atau hanya tersambung sebagian (tidak pas), maka dapat menyebabkan korsleting yang dapat membakar motherboard.

Pastikan setiap kabel tersambung dengan benar saat merakit, membersihkan, atau memperbaiki komputer. Gunakan manual motherboard jika Anda tidak yakin dengan apa yang Anda lakukan.

Demikian ulasan artikel tentang Yuk Ketahui Ciri-Ciri Motherboard Rusak Dan Beberapa Penyebabnya seperti yang dilansir slot gacor. Semoga bermanfaat.

Ikuti Fixioner di Google News

Dapatkan informasi teknologi aktual dengan mengikuti Fixioner.com di Google News.


Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Ikuti Fixioner di Google News

Dapatkan informasi teknologi aktual dengan mengikuti Fixioner.com di Google News.